BNN-Bea Cukai Sumut Gagalkan Penyelundupan Sabu 6 Kg

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

BNN-Bea Cukai Sumut Gagalkan Penyelundupan Sabu 6 Kg – Deretan BNN Propinsi Sumatera Utara (Sumut) berbarengan Bea serta Cukai sukses gagalkan penyelundupan narkoba type sabu seberat 6 Kg. Barang haram itu diselinapkan dari Malaysia ke Indonesia lewat arah laut.

Kepala BNN Sumut Brigjen Atrial menyebutkan banyak penyelundup gunakan arah perairan Selat Malaka lokasi Indonesia buat bikin lancar laganya. Ada dua orang yang ditangkap.

“Dua penduduk negara Malaysia yang sukses ditangkap yaitu YBL (55), serta OCP (56). Kedua-duanya penduduk Kuala Kurau, Perak, Malaysia,” kata Atrial di kantor BNN Sumut, Jalan Williem Iskandar, Medan, Selasa (9/7/2019).

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

YBL serta OCP diamankan klub kombinasi waktu melintasi di perairan Gosong Siguna-guna, Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Mereka memakai speedboat pada Senin (1/7/2019) kira-kira jam 23.00 WIB.

Tidak cuman dua penduduk Malaysia, ikut ditangkap pula tiga penduduk Kota Medan. Ketiganya adalah banyak penerima sabu itu.

“Ketiganya semasing, pasutri (pasangan suami-istri) AV (32) serta RS (30), penduduk Perumahan Pinang Baris Permai, Medan, dan SR (29), penduduk Perumahan Bayu Mas Indah, Jalan Pasar III Tapian Nauli, Medan,” jelas Atrial.

Kedua-duanya mengatakan bawa barang haram itu dari Pantai Kurau, Perak, Malaysia. Mereka mendapatkan perintah dari Mr X yang ada di Malaysia.

“Pada terduga YBL, OCP, AV, RS, serta SR dipakai Kasus 114 ayat (2), Kasus 112 ayat (2), Kasus 132 UU Nomer 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika. Ancamannya hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun,” tutur Atrial.

Tidak cuman 6 Kg sabu, polisi pula amankan beberapa barang jadi tanda untuk bukti. Ada 1 unit sepeda motor, 5 unit mobile phone, ATM, KTP, tas berisi uang tunai Rp 69.000, 100 plastik klip serta 1 paket sabu seberat 4 gr.

You might also like